Minggu, 25 Mei 2014

Cerita Anak - PUTRI DAN KARET GELANGNYA ( author by: Andi Emi)

             Di sebuah desa yang jauh dari keramaian kota, hiduplah seorang gadis cilik yang bernama Putri. Pada suatu hari Putri bermain lompat tali (dari karet gelang) di pekarangan rumahnya,

                Tiba-tiba seorang sahabatnya datang dan ingin ikut bermain. Sebut saja Clara.

Clara: Hai Put, bolehkah aku ikut bermain denganmu?

Putri: Hai juga Clara, kenapa tidak? Yuk sini (sambil mengacungkan tangannya)

Clara: Iya, terima kasih Putri

                Putri dan Clara pun main bersama-sama, pada saat mereka bermain tiba-tiba salah satu karet gelangnya putus  karena Clara melompat dan tak sengaja karet tersebut terinjak dan tertarik oleh kaki Clara.

Putri: Aduh Clara kamu telah membuat karet gelangku putus!

                Tiba-tiba suasana menjadi tegang,

Clara: Maafkan aku Put, aku tidak sengaja

Putri: Ah kamu jahat! (sambil berlari pulang ke rumah dan meninggalkan Clara sendirian).

                Clara pun menangis, ia pulang ke rumah dan membawa karet gelang Putri. Di perjalanan pulang ke rumah, ia berhenti di tempat jualan. Ternyata Clara membeli karet gelang untuk menggantikan karet gelang Putri yang putus.

                Di rumah Putri,

Mama Putri: Kenapa mukamu kusut begitu sayang?

Putri: Clara jahat mama, aku benci Clara. Dia telah membuat karet gelangku putus.

Mama: Hanya karena karet gelangmu putus kamu tidak boleh berkata seperti itu. Jangan begitu nak, lagi pula, Clara pasti tidak sengaja melakukannya. Katanya Putri sahabatan, kok hanya karena karet gelang kalian jadi bertengkar.

Putri: Iya mama, aku menyesal

Mama Putri: Kalau begitu, kamu minta maaf pada Clara yah sayang

Putri: Iya mama

                Putri pun keluar dari rumah dan menuju rumah Clara,

                Sesampainya di rumah Clara,

Clara: Putri? Aku minta maaf yah atas kesalahan ku tadi. Ini karet gelang yang aku beli buat mengganti karet gelangmu yang putus (sambil memberikan ke Putri)

Putri: Tidak apa-apa kok Clara, itu buat kamu saja (sambil mengembalikan karet gelang Clara)

Clara: Kenapa Put? Ambil saja, aku ikhlas kok belinya

Putri: Maafkan aku Clara, aku tidak bermaksud memarahimu tadi, maafkan aku  (sambil memeluk Clara)

Clara: Iya aku juga minta maaf Putri

                Mereka pun kembali berdamai…

                Sekian.

5 komentar:

  1. cerita terasa hidup kerena adanya gambar2 yang mendukung,

    BalasHapus
  2. ceritanya menarik karena ada gambarnya

    BalasHapus
  3. ceritanya menarik karena diserati dengan gambar..

    BalasHapus
  4. persahabatan yang hampir retak, namun itu menjadi pelajaran yang berharga.

    BalasHapus
  5. ceritanya menarik dan bagus..mkasih share nya.. :)

    BalasHapus